Jadi dalam berikhtiyar mendapatkan beasiswa, berikut merupakan resep penting, cara mengelola persiapan, dan hal-hal esensial yang perlu dipertimbangkan untuk mencapai kualitas diri. Sebab hasil akan mengacu pada kualitas persiapan yang kita . Sesuai dengan pengalaman saya di LPDP ya.
1. Mengetahui apa yang akan dimasak (MENU)
Jadi kita perlu mengenal apa itu LPDP, latar belakang munculnya beasiswa tersebut, purpose dan goals dari LPDP, dan seluk beluk lain. Kalo boleh sekepo-keponya. Singkatnya LPDP atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Kementerian Keuangan RI untuk studi program Magister dan Doktor.
Nah lebih lengkapnya bisa dubuka link LPDP:
http://www.lpdp.kemenkeu.go.id/
Jadi setelah tau apa itu LPDP, temen2 akan tergerak untuk membaca apa saja persyaratannya dan jadi semakin ngeh apa saja yang perlu dipersiapkan. Kalo dari pengalaman saya dulu, jujur saya baru tau LPDP tu ketika semester2 akhir kuliah. Agak telat sih mungkin. Haha. Karena dulu masih bingung mau lanjut kerja atau kuliah lagi. Jadi bagi temen2 yang sekarang masih studi di S1, alangkah baiknya mulai eksplor info2 beasiswa sedari awal. Karena makin kesini pun setau saya LPDP semakin kompetitif (jumlah pendaftar tiap periode semakin meningkat), jadi persiapan matang perlu direncanakan dan dicicil.
Lanjut ya
2. Persiapan Bahan yang akan dimasak (KEY INGREDIENTS)
Jadi sesuai pengalaman saya dulu, ada beberapa key aspects yang menjadi hal-hal yang menentukan kesuksesan mendapat beasiswa LPDP:
Pertama, kontribusi ketika S1
Nah, ini bisa berwujud pengalaman organisasi, kepanitiaan, kegiatan lomba, aktif di laboratorium, asdos, punya usaha bisnis mandiri, dll. Dan INGAT, sesuaikan ini kegiatan dengan minat teman2. Contohnya fokus saya adalah lomba (meski organisasi juga ikut, dan jadi asdos juga), cuman saya kurang minat dan piawai dalam bikin bisnis (gagal2 mulu, wkwkwk). Kenali diri kita, ketahui bakat kita, kembangkan dari situ, mulai dari situ). NAH kenapa saya nyebutinnya kontribusi ketika S1, karena poinnya ada pada sumbangsih kita pada kegiatan yang kita lakukan ketika S1. Misal:
-Organisasi (Kunya pengalaman jadi pemimpin, kalo bisa pemimpin yang bisa transform organisasi jadi lebih baik, jadi ada peran nyatanya)
-Lomba (Kalo bisa finalis, atau syukur2 juara, cuman sebaiknya ga sekedar juara tapi setelah jadi winner bisa bina adek2 tingkat, regenerasi prestasi)
-Bisnis (Boleh jadi bisnisnya punya manfaat, cth membuka lapangan kerja baru)
Nah sumbangsih inilah yang dilihat LPDP. Ga hanya prestasi atau capaian yang melulu buat diri sendiri, akan tetapi juga buat sekitar. Apalagi kalo punya pengalaman di kegiatan volunteerism, pasti jadi nilai tambah. Misal suka ikut kegiatan pengabdian masyarakat, jadi sukarelawan di isu2 tertentu misal konservasi hwan langka, dll.
Ketiga, rencana studi jelas
Nanti temen2 wajib bikin semacam study plan yang memuat alasan temen2 masuk ke kampus tujuan, termasuk penelitian yang akan temen2 lakukan, dll. Ada beberapa why yang perlu temen2 jawab dengan baik di study plan:
-Kenapa pilih dalam negeri dibanding luar negeri (atau sebaliknya)
Kalo saya dulu pilih dalam negeri karena alasan klasik yaitu keluarga dan obyek penelitian saya. Ayah saya meninggal beberapa bulan sebelum say adaftar LPDP, dan di rumah Ibu saya sendirian. Jadi kalo kuliah ke luar negeri (meskipun dapat promotor ketika itu) akan berat bagi saya untuk sering pulang dan menengok Ibu. Selain itu obyek penelitian saya adalah konteks maritim nusantara (melanjutkan tugas akhir S1), jadi akan sangat repot kalo ambil data musti bolak-balik INA-UK (misal)
-Kenapa pilih kampus tujuan (ITB misal)
Saya pilih ITB karena untuk S2 Teknik Industri tertua dan terbaik ada di ITB. Di ITB juga ada dosen di bidang green industry yang berhubungan sama thesis saya.
-Kenapa pilih jurusan tertentu (Teknik Industri misal)
Saya pilih TI agar linier dengan prodi ketika S1 dulu. Misal temen2 ada yg ngambil bidang lain yang ga sesuai sama jurusan S1, alasannya musti lebih komplit. Misal punya pengalaman kerja di bidang tsb.
-Kenapa pilih penelitian itu (Kalo saya ke arah teknik industri tapi yg berhubungan sama lingkungan hidup utamanya di area pesisir)
Kalo bisa temen2 jelas parameter penilitan apa, output yang dihasilkan apa, dll
3. CARA MEMASAK (PROCESS)
Tahap Seleksi Dokumen
Jadi nanti dari bahan2 tersebut temen2 bisa melengkapi dokumen dan isian yang ada di aplikasi pendftaran LPDP. Saran2nya:
-Isilah sejujur mungkin
-Jangan isi mendekati deadline (suka error webnya)
-Pastikan dokumen lengkap (scan yang rapi kalo perlu)
Tahap Seleksi Substantif
Ada essay on the spot, Leaderless Group Discussion (LGD), dan Wawancara
-Essay on the spot
Dikasih pilihan isu terkini gitu, trus kita suruh bikin essay dalam waktu singkat. Rajin2 nyimak berita ya.
-LGD
Semacam diskusi gitu. Nah nanti disitu dilihat inisiatif dan pembawaan kita dalam berinteraksi dengan orang lain.
-Wawancara
INI PENTING BANGET. Ada 3 interviewer. Dua profesor dan satu psikiater. Kita akan ditanya ttg dokumen yang telah kita isi, essay dan tsudy plan yang kita buat, dan tentu aspek kepribadian kita bakal keliatan. Kalo ga salah wawancara pegang porsi nilai tertinggi. Jadi perbanyak latihan ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar