Minggu, 24 Mei 2015

TANPA PERLU MENJADI ARTIS RIBUAN KAMERA MENATAP MEREKA " ROHINGYA "

TANPA PERLU MENJADI ARTIS RIBUAN KAMERA MENATAP MEREKA
 Sabtu Pagi sekitar jam 9.15 saya dan kawan2 saya sampai di Pengusian Nyammar dan bangladesh yaitu di Pelabuhan Kuala Langsa
Sesampai disana ka.i disambut oleh Beberapa orang dari PMI dan juga dari Prodi Keperawatan dan Kebidanan Langsa
 Beberapa saat kemudian kami Briffing dan setelah Briffing kami langsung melanjutkan tugas dan tujuan kami kesini
Saat kaki saya baru melangkah beberapa langkah untuk menuju kedalam Tempat pengusian tiba2 saya merasakan hal yang berbeda ketika mata saya menatap orang2 yang dengan kumuh tertidur, terbengkalai saya begitu sedih dengan keadaan mereka sampai2 air mata saya jatuh sangking tidak kuatnya saya melihat mereka
Saya coba mengobrol dengan salah satu remaja ya lumayan lah bisa mengerti bahasa melayu dan inggris sedikit2
 Saya belajar mengambar dengan dia,belajar bertukar bahasa dengan gerakkan
Sebenarnya saya ingin menanyakan apa yang bisa mereka lakukan ? Tidak mungkin mereka selalu duduk di dalam tempat kumuh ini hanya bisa tidur,makan,tidur,makan
Seharusnya ada pekerjaan atau kegiatan untuk remaja2 disini
Saya harap saya akan kembali ke tempat ini
#Save Rohingya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar